Edukasi dan Pendampingan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Swamedikasi Rasional
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya swamedikasi rasional masih belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Salah satu agen perubahan di masyarakat adalah komunitas Himpunan Mahasiswa Farmasi Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan komunitas Himpunan Mahasiswa Farmasi Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta dalam pemanfaatan TOGA. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik penanaman, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta serta keterampilan dalam menanam dan merawat tanaman obat, ditandai dengan terbentuknya kebun TOGA sederhana. Pembahasan menekankan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku swamedikasi rasional berbasis bahan alam. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi dan pendampingan mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam pemanfaatan TOGA secara tepat dan aman. Disarankan adanya program lanjutan berupa pengolahan tanaman obat menjadi produk sederhana serta evaluasi jangka panjang untuk keberlanjutan program.