Pengembangan Makanan Tape dengan Bahan Dasar dari Biji Buah Nangka (Beton) (Artocarpus heterophyllus Lam.) yang Dikombinasikan dengan Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) sebagai Obat Antidiabetes

Penulis

  • Joko Santoso
  • Dwi Ratnaningsih

DOI:

https://doi.org/10.59737/jpi.v10i2.73

Kata Kunci:

Tape, Biji Buah Nangka (Beton), Daun Kelor, Makanan Antidiabetes

Abstrak

Tape Merupakan makanan tradisional yang digemari oleh berbagai macam kalangan masyarakat dan
sudah menjadi kearifan lokal di Indonesia misalkan peuyem yang berasal dari bandung dan sudah menjadi icon
kota tersebut. Sebagian besar tape dibuat dengan bahan baku dari singkong dan ketan. Tetapi makanan tape ini
dianggap sebelah mata karena tape belum diketahui manfaat dari tape tersebut dan belum terbukti secara empiris.
kemajuan di bidang teknologi pangan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan biji nangka secara optimal.
Biji nangka selama ini menjadi limbah di beberapa kalangan masyarakat sehingga biji nangka ini dapat diolah
menjadi tape. Biji nangka mempunyai kandungan kimia yaitu karbohidrat dan protein. Daun kelor mempunyai
kandungan kimia yaitu flavonoid, vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk obat diabetes. Sehingga
peneliti tertarik untuk mengembangkan makanan tape dengan berbahan baku biji buah nangka (beton)
dikombinasikan dengan daun kelor sehingga bermanfaat untuk kesehatan. Tujuan : Menciptakan dan
mengembangkan produk kearifan lokal Indonesia terhadap makanan tape dengan berbahan baku biji nangka
yang dikombinasikan dengan daun kelor sebagai obat antidiabetes dibuktikan secara empiris. Metode penelitian
eksperimental pre-post test control group design loboratories. Penelitian ini mempunyai TKT (Tingkat Kesiapan
Teknologi) tingkat 3 karena masih dalam tahapan pengembangan secara laboratorium dan siap menuju ke TKT
lebih tinggi dan siap untuk menuju ke prototipe. Hasil : Tape biji nangka memiliki tekstur semi padat, aromatik
dan rasa manis.Kesimpulan : Biji nangka bisa diolah menjadi makanan tape dan memiliki tekstur yang semi
padat, aromatis dan rasanya manis serta memiliki kandungan protein yang tinggi yaitu 5,57% dan dapat
bermanfaat sebagai obat Diabetes Melitus tipe 2.

Unduhan

Diterbitkan

2022-06-28

Terbitan

Bagian

Artikel